5 Kunci Kemenangan Timnas Indonesia Atas Kuwait

Jakarta -- Timnas Indonesia mampu meraup tiga poin dalam laga lawan Kuwait di Kualifikasi Piala Asia. Berikut kunci kemenangan Indonesia di laga tersebut.

Indonesia membungkam Kuwait dengan skor 2-1 dalam laga pertama Kualifikasi Piala Asia. Kemenangan itu membuat Indonesia membuka peluang lolos ke Piala Asia.

Dengan tiga poin di tangan, Indonesia kini punya koleksi angka yang sama dengan Yordania.

Berikut lima kunci kemenangan Indonesia atas Kuwait:

1. Disiplin dalam Bertahan

Timnas Indonesia berhasil menunjukkan sistem pertahanan yang bagus dalam menghadapi Kuwait. Pertahanan yang disiplin itu juga yang membuat Kuwait kewalahan.

Hal itu terlihat jelas di awal laga ketika Skuad Garuda masih kesulitan keluar dari tekanan. Pertahanan baik itu yang membuat skuad arahan Shin Tae Yong tidak terkena gol cepat.

2. Keberanian Rachmat Irianto

Rachmat Irianto ditempatkan sebagai wing back kanan dalam laga Indonesia vs Kuwait. Menempati posisi tersebut, Rachmat Irianto bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Ia bukan hanya sekadar fokus menggalang pertahanan namun juga bisa memainkan peran bek sayap yang baik dengan ikut naik membantu serangan.

3. Ketangguhan Nadeo

Nadeo Argawinata membayar kepercayaan Shin Tae Yong sebagai kiper tim inti yang diturunkan pada duel lawan Kuwait.

Nadeo bisa mengkoordinasikan lini pertahanan dengan baik. Nadeo juga bisa mementahkan sejumlah peluang yang didapat oleh Kuwait.

4. Serangan Balik Efektif

Timnas Indonesia bisa memamerkan serangan balik yang efektif dalam duel lawan Kuwait. Kecepatan-kecepatan pemain Indonesia dan cara Skuad Garuda mencari ruang di lini pertahanan Kuwait juga layak mendapat pujian.

Ancaman serangan balik dari Indonesia ini juga membuat Kuwait tidak bisa benar-benar frontal menekan Indonesia di sepanjang babak kedua.

5. Kuwait Kurang Determinasi

Kuwait tidak menunjukkan determinasi yang kuat dalam laga lawan Timnas Indonesia. Kuwait seperti terkejut dengan perlawanan Indonesia dan keberhasilan skuad arahan Shin Tae Yong untuk memutarbalikkan situasi di awal babak kedua.

Kuwait tidak bisa mengatasi tekanan yang berbalik ke arah mereka sehingga akhirnya tumbang 1-2 di akhir pertandingan.

TERKAIT