|
Jumat, 01 Mei 2009 | 17:03 |
Jakarta - Dari 31.629.685 suara yang masuk dalam rekapitulasi manual Komisi Pemilihan Umum (KPU), ternyata perolehan suara PDIP melejit melewati Partai Demokrat mencapai dua persen. Dari data yang disampaikan KPU di Jakarta, pada Kamis (30/4), perolehan suara PDIP mencapai 6.164.486 (19,49 persen). Sementara Demokrat berada di posisi kedua dengan perolehan 5.403.942 suara (17,09 persen).
Urutan ketiga ditempati Golkar dengan suara 4.475.885 (14,15 persen). PAN dengan suara 2.318.901 (7,33 persen), dan PKS dengan suara 2.133.183 (6,74 persen). Posisi keenam diduduki oleh PPP yang memperoleh suara 1.742.658 (5,51 persen), disusul PKB dengan suara 1.661.409 suara (5,25 persen), Gerindra 1.409.032 (4,45 persen) dan Hanura 1.129.968 (3,57 persen).
Menurut anggota KPU Endang Sulastri mengatakan, data itu merupakan hasil sementara. Karena itu KPU belum bisa memberikan komentar terkait unggulnya suara PDIP yang tidak sesuai dengan hasil tabulasi elektronik KPU dan perhitungan lembaga quick count (hitung cepat). “KPU tidak punya ruang untuk melakukan analisis ini. Silakan kalau publik ada yang mau melakukan analisis,” ujar Endang.
Sejauh ini, KPU merekap perolehan suara dari 16 provinsi, yakni Sumatera Barat, Bangka Belitung, DIY, Bali, Bengkulu, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Banten.(dus)
|
[ Kembali ] | | » Berita Terkait | |