Kartu BLT Bisa Diganti SKTM Pasien Miskin Wajib Digratiskan
Senin, 08 Februari 2010 | 17:07
RANGKASBITUNG - Bupati Lebak, H. Mulyadi Jayabaya meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) agar serius memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada setiap pasien yang dikatagorikan miskin.
Pelayanan pasien miskin dianggap wajib, karena pemerintah sudah mengalokasikan dana untuk jaminan kesehatan daerah (jamkesda) bagi pasien tidak mampu di wilayah Lebak.
”Kalau pasien itu tidak memiliki persyaratan berupa kartu BLT, maka cukup dengan KTP, surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari desa dan kecamatan. Untuk itu tidak ada alasan lain, rumah sakit harus melayani maksimal pasien terse but,” kata Jayabaya saat berkunjung ke RSUD Adjidharmo, Senin (8/2).
Untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan dalam program jaminan kesehatan daerah, kata Jayabaya pemerintah akan segera melaksanakan sensus KTP. Kegiatan ini sangat penting untuk tercapai nya tertib adminsitrasi dan untuk mengurangi adanya penyimpangan program tersebut.
Selain itu, harus lebih mengedepankan mutu pelayanan. Mneyangkut hal persyarartan pasien miskin, segala sesuatunya bisa dilengkapi. Akan tetapi, diharapkan yang lebih utama adalah tindakan pelayanan untuk menolong masyarakat.
Dibagian lain, Bupati Jayabaya mengingatkan kepada aparatur rumah sakirt agar bekerja dengan baik dan memegang teguh prinisp pelayanan kesehatan. Jika ada oknum pegawai yang melakukan penyimpangan, hal itu akan diambil tindakan.
”Mungkin jika penyimpangan itu benar, maka saya tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan oknum pegawai dari rumah sakit,” tandasnya.
Dihubungi terpisah, anggota Komisi A DPRD Lebak, Enden Mahyudin meminta rumah sakit agar mempermudah birokrasi pelayanan kesehatan untuk pasien miskin. Dia berharap proses birokrasi pelayanan kesehatan jangan berbelit-belit.
”Pokoknya, pasien miskin harus dilayani baik , dan digratiskandalam semua biaya. Saya kira syarat SKTM cukup untuk menentukan seseorang itu miskin, karena SKTM itu dikeluarkan oleh aparat desa/keluarahan dan kecamatan,” katanya. (yus)