Sabtu, 19 Mei 2012
HOME
 


Wapres Resmikan SPBE Pertamina





Jumat, 20 Maret 2009 | 12:01
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla meresmikan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Tanjungpriok milik PT Pertamina (Persero). SPBE ini untuk mendukung konversi minyak tanah dan pemenuhan permintaan elpji. Menurut Dirut Pertamina Karen Agustiawan keberadaan SPBE ini sangat diperlukan dalam mendukung program konversi dari minyak tanah ke elpiji. “Pertamina sebagai lembaga yang menjalankan program konversi berupaya membangun infrastruktur konversi sehingga berjalan dengan baik,” katanya di Depot Elpiji Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (20/3).

Sepanjang periode 2007 – 2008, program konversi minyak tanah ke elpiji telah menghasilkan penghematan subsidi sebesar Rp 5,32 Triliun dan di Tahun 2009, jika target konversi terpenuhi, penghematan yang bisa dihasilkan adalah Rp 7,25 triliun. “Program ini bertujuan menghemat subsidi minyak tanah yang nilainya lebih tinggi dari subsidi elpiji,” ujarnya yang dalam peresmian itu dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris Pertamina, Meneg BUMN Sofyan Djalil dan rombongan Wakil Presiden.
Sejak dimulainya program konversi di Tahun 2007, permintaan LPG terus meningkat. Tahun ini saja, Pertamina memprediksikan total penggunaan LPG akan menembus angka 3 juta Metrik ton. Untuk program konversi saja, bila penyaluran 23 juta paket konversi tercapai di akhir tahun 2009, maka total kebutuhan LPG 3 kg akan mencapai 1,6 juta Metrik ton. Angka ini naik signifikan dibanding penyaluran sepanjang 2008 yang hanya mencapai 592 ribu Metrik ton.

Meningkatnya permintaan terhadap bahan bakar gas LPG harus diikuti dengan upaya perbaikan kinerja maupun infrastruktur pendukung distribusi. Untuk itu Pertamina mengupayakan percepatan pengembangan infrastruktur pendukungnya. Diantaranya adalah pembangunan SPBE baru di berbagai wilayah. SPBE ini didukung 120 mesin pengisian LPG ini mampu melakukan pengisian sebanyak 1.000 MT per hari, setara dengan kapasitas 10 SPBBE lain yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Saat ini, Pertamina telah mengoperasikan 97 SPBE dari target pembangunan 350 unit di seluruh Indonesia.(pur)

[ Kembali ]
» Berita Terkait
MK Harus Bertanggung Jawab Atas Kasus Bima
Dansatgas Konga XXV-D terima kunjungan Komandan Cambodia
BI Akui Rupiah Tak Bisa Melawan Krisis Ekonomi Global
Rita Subowo Puas Atlet Indonesia Lampaui Target

 

 
 
T-10 Tooltips v1.0
| Redaksi | Info Iklan | Terms of use| Kotak Pos|  
satuNews.com | satuRiau.com