/ satuNews.com / satusport /Ambisi Meraih Treble Winner
Final Liga Champions Ambisi Meraih Treble Winner
Partai Final Liga Champions antara Bayern Munchen versusu Inter Milan akan berjalan sengit, karena dua pelatih Louis Van Gaal vs Jose Mourinho sama-sama ahli meracik strategi.
Sabtu, 22 Mei 2010 | 10:18
Madrid - Bayern Muenchen berambisi mengoleksi gelar juara Liga Champions untuk kelima kalinya. Perjuangan Inter Milan tidak kalah sengit. Nerazzurri belum sekalipun mengangkat trofi selama 45 tahun.
Juara Bundesliga itu punya modal bagus dengan dua kali memetik kemenangan dari wakil Italia, Juventus dan Fiorentina. Tapi, yang paling menarik yakni adu strategi kedua pelatih: Louis van Gaal versus Jose Mourinho yang pernah menjabat pelatih dan asistennya di Barcelona antara 1997 dan 2000.
Kedua pelatih pernah sekali menjuari kejuaran antarklub paling bergengsi Eropa di klub sebelumnya. Jadi, Van Gaal atau Mourinho akan bergabung dengan rekor ekslusif bersama dengan pelatih kenamaan Ernst Happel dan Ottmar Hitzfeld—dua pelatih yang pernah membawa pulang gelar juara untuk dua tim yang berbada.
Ditengok ke belakang, kedua tim sudah bertemu empat kali, terakhir di babak penyisihan grup musim 2006-07 ketika gol telat Patrick Vieira membuat skor 1-1 yang menyelamatkan Inter dari kekalahan di Muenchen. Tapi jika dihitung duel kedua tim, Bayern unggul karena membukukan dua kemenangan.
Kedua tim sama-sama kehilangan satu pemain kunci di lini tengah. Jika Inter tidak bisa bertanding tanpa Thiago Motta, Bayern harus kehilangan Franck Ribery akibat kartu merah yang diperolehnya saat melawan Lyon di babak semifinal. Tapi Bayern sepertinya pantas paling kehilangan karena tidak bermainnya Ribery yang kadang kala menjadi penentu bagi Hollywood FC.
Yang nenarik lainnya yakni pembuktian dua Belanda di kedua tim. Wesley Sneijder dan Arjen Robben akan tampil habis-habisan di Santiago Bernabeu, Sabtu (22/5) atau Minggu dini hari WIB, untuk membuktikan kepada Madrid bahwa keputusan menjual mereka salah besar. Tugas Mark van Bommel untuk mematikan Sneijder, sedangkan Javier Zanetti yang sukses meredam Lionel Messi di babak sebelumnya wajib melakukan yang sama terhadap Robben.
Menarik ditunggu taktik dan antitaktik yang akan diterapkan Van Gaal dan Mourinho. Muenchen identik dengan serangan langsung nan efektif. Inter lebih banyak variasi. Mereka bisa bermain bertahan lebih dahulu dan menyerang dengan sangat cepat. Atau, bermain langsung menyerang sambil berharap unggul cepat dan baru kemudian bertahan. (Lptn6)
Head to head:
05-12-2006 Liga Champions: Bayern Muenchen 1 – 1 Inter Milan
28-09-2006 Liga Champions: Inter Milan 0 – 2 Bayern Muenchen
Prakiraan susunan pemain:
Bayern Muenchen: Butt; Lahm, Van Buyten, Demichelis, Contento; Robben, Van Bommel, Schweinsteiger, Altintop; Muller, Olic.
Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Zanetti; Sneijder, Cambiasso, Chivu; Milito, Eto’o, Pandev.
Wasit: Howard Webb (Inggris).