RIAU-satunews.com-Kunjungan kerja Wakil Presiden Jusuf Kalla ke Riau dimanfaatkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal mengeluhkan kurang memadainya jatah anggran pusat ke Riau. Seperti halnya jatah DIPA yang jauh dari provinsi lain. Padahal Riau telah memberi kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian nasional.
“Banyak orang berasumsi bahwa Riau daerah kaya, hal ini yang membuat kebutuhan Riau kurang diperhatikan pusat. Padahal kontribusi Riau cukup besar untuk nasional,'' keluh Rusli dalam sambutannya didepan Wapres Jusuf Kalla, jumat (13/3).
Rusli berharap, pemerintah pusat lebih memperhatikan kebutuhan Riau untuk mengoptimalkan pembangunan di daerah ini. Pandangan tentang Riau sebagai daerah kaya, justru menjadikan Riau harus lebih cepat memacu pembangunannya. Maka menurutnya, jatah anggaran dari pusat sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan pembangunan di daerah Riau.
Kesempatan itu juga disampaikan Rusli tentang kondisi Riau. Saat ini pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 8,2 persen setahun. Pertumbuhan tersbut melebihi rata-rata nasional yang hanya 6 persen.
"Selain pertumbuhan yang diatas rata-rata nasional, angka kemiskinan di Riau turun mencapai 14 persen," ungkapnya.(Nas) |