Jakarta - Huawei Marine Network Co., Ltd (“Huawei Marine”), hari ini mengumumkan telah menandatangani sebuah kontrak turnkey dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. “PT Telkom”, untuk sistem kabel bawah laut Mataram–Kupang (Mataram-Kupang submarine cable system/”MKCS”). Proyek yang dijadwalkan akan rampung pada akhir tahun 2010, akan menghubungkan lima pulau di bagian timur Indonesia dengan kabel sepanjang 1.200 km, yang berkapasitas awal sebesar 4 x 10 Gb/s.
Sebagai bagian dari program Palapa Ring yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia, proyek MKCS ini akan menghubungkan jaringan kabel backbone di Indonesia bagian tengah dan barat, sehingga memungkinkan masyarakat di pulau-pulau besar mengakses jalur utama informasi. Selain layanan komunikasi konvensional, sistem baru tersebut juga akan mendukung sejumlah besar aplikasi broadband, seperti video berkecepatan tinggi dan layanan 3G.
Sebagai perusahaan operator telekomunikasi terbesar milik negara, PT Telkom merupakan pemimpin dalam ekonomi lokal dengan layanan telekomunikasi terpadu yang menyeluruh, meliputi fixed-line, mobile, dan penyewaan bandwidth.
“Dengan teknologi yang canggih dan solusi kapasitas besar yang luar biasa, Huawei Marine dapat menekan biaya per bit dari sistem tersebut secara signifikan,” kata Ermady Dahlan, CTO, PT Telkom. “Inilah yang menjadi alasan utama kami memilih Huawei Marine untuk proyek ini. Kami juga sangat terkesan dengan respon yang cepat dari Huawei Marine dan kemampuan penyediaan yang profesional. Kami yakin bahwa kerjasama dengan Huawei dapat membantu menghadirkan layanan dan pengalaman komunikasi yang lebih baik kepada pelanggan.”
“Sebagai salah satu dari negara yang berkembang pesat di dunia, dalam hal kebutuhan komunikasi, kami bangga dapat mengambil bagian dalam proyek nasional kabel bawah laut di Indonesia,” kata Nigel Bayliff, CEO, Huawei Marine.
“Pemilihan Huawei untuk proyek ini, menegaskan pengakuan PT Telkom terhadap teknologi dan pengalaman kami yang kuat, serta komitmen jangka panjang kami terhadap pasar di Indonesia. Dengan kombinasi teknologi terdepan Remote Optical Pump Amplifier dan multi-order Raman Amplifier, solusi yang luar biasa ini dapat memperluas jarak transmisi dan meningkatkan kapasitas transmisi sistem bawah laut. Solusi kami sangat tepat bagi negara yang terdiri dari banyak pulau, seperti Indonesia dan kami yakin dapat menyediakan suatu sistem yang lebih baik untuk memaksimalkan nilai bagi para pelanggan kami.”
Sejak keberadaannya pada Desember 2008, Huawei Marine telah memenangi sejumlah kontrak turnkey dan perpanjangan kontrak.(*)
|