QINGDAO - Perwakilan RI di RRT kembali menggelar promosi terpadu TTI di Shangri-la Hotel Qingdao, pada tanggal 29 November 2011. Promosi ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan promosi TTI yang sudah dijalankan pada tahun 2011 di Xiamen dan Fuzhou (Mei 2011), Beijing (Juni 2011), Nanjing (Juli 2011), dan Hong Kong (September 2011).
TTI di Qingdao, terselenggara atas kerjasama KBRI Beijing, KJRI Guangzhou, dan KJRI Hong Kong dan didukung oleh Kantor Urusan Luar Negeri Qingdao, Kamar Dagang dan Investasi Qingdao, Badan Perdagangan Qingdao, BUMN yang berkantor di Hongkong dan Tiongkok daratan antara lain, Garuda Indonesia, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank BRI.
Program promosi sehari ini diawali dengan opening ceremony, plenary session, press briefing, business opportunities (investasi, industri, perdagangan, pariwisata, travel dan perhotelan), business match making, mini exhibition, gala dinner dan pertunjukan seni budaya Indonesia.
TTI ini dimaksudkan untuk mendorong volume perdagangan kedua negara, meningkatkan investasi RRT di Indonesia, terutama di sektor-sektor strategis dan pembangunan infrastruktur. Promosi ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kerjasama di bidang industri pariwisata, terutama untuk menarik lebih banyak pengunjung RRT ke Indonesia dan menjembatani interaksi antar masyarakat kedua negara.
Saat ini Indonesia dan RRT sedang mengalami era baru puncak hubungan bilateral. Pada tahun 2010, saling kunjung antar pejabat pemerintah dan pertemuan tingkat tinggi mengalami peningkatan. Volume perdagangan antara Indonesia dan RRT diperkirakan mencapai 42,6 juta Dollar Amerika, 50% lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2009.
Investasi RRT di Indonesia mencapai lebih dari 1 milyar Dollar Amerika tahun lalu. Diharapkan peningkatan tersebut sesuai dengan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011 – 2025.
Lebih dari 200 perusahaan dari Indonesia dan Tiongkok diharapkan hadir dalam promosi TTI di Qingdao. Dari Indonesia hadir antara lain, Pemerintah Daerah Sumatera Barat yang turut serta dalam promosi tersebut untuk memperkenalkan potensi daerah di bidang perdagangan, pariwisata dan investasi kepada pasar Tiongkok.
Program TTI ini dimaksudkan untuk memfasilitasi pejabat tinggi dari Indonesia antara lain Wakil Walikota Qindao dan Ketua CCPIT Qingdao, Direktur Jenderal Pariwisata Provinsi Shandong, Deputi Direktur Jenderal Perencanaan Industri Manufaktur, Deputi Direktur Jenderal Kementerian Perindustrian, untuk bertemu dengan para pengusaha baik dari Tiongkok ataupun Indonesia.
Forum ini juga dimaksudkan untuk memfasilitasi pengusaha kedua negara untuk bertemu dan secara langsung melakukan kerjasama dan kesepakatan bisnis. Forum ini merupakan sarana untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia dan destinasi pariwisata serta produk unggulan Indonesia.
Pertunjukkan seni budaya Indonesia dan Gala Dinner diharapkan dihadiri oleh lebih dari 300 tamu dari kalangan pemerintah RRT, demikian pula para pengusaha, tour operators, dan media. Gala dinner kali ini dimaksudkan pula untuk peluncuran kampanye satu juta pengunjung RRT ke Indonesia tahun 2013.
Sejalan dengan inisiatif pemerintah Indonesia, Perwakilan Garuda Indonesia di Beijing, Shanghai, dan Guangzhou siap mendukung program satu juta pengunjung RRT ke Indonesia tahun 2013, dengan penambahan jadwal penerbangan dari RRT ke Indonesia.
Terhitung mulai tanggal 16 Desember 2011, penerbangan dari Beijing ke Jakarta ditingkatkan menjadi 5 kali seminggu, sementara mulai tanggal 15 Desember 2011 penerbangan dari Shanghai ke Jakarta ditingkatkan menjadi 7 kali dalam seminggu. Penerbangan dari Guangzhou ke Jakarta tetap setiap hari.
Penambahan jadwal penerbangan Garuda akan didukung pula oleh Garuda Orient Holiday RRT, yang diluncurkan pada bulan September 2011 sebagai salah satu strategi untuk lebih menarik pengunjung ke Indonesia. Dalam hal ini Garuda Indonesia telah bekerjasama dengan Ctrip, salah satu perusahaan travel terbesar di RRT, Garuda Indonesia akan memberikan pelayanan terbaiknya kepada pelanggan.
Pada acara Gala Dinner para tamu dapat menikmati alunan Angklung yang akan disajikan oleh orkestra Saung Angklung Udjo, yang dipimpin oleh Daeng Udjo, yang disponsori oleh Bapak Agum Gumelar dan House of Indonesia Nanning. Dalam Gala Dinner tersebut akan ditampilkan juga peragaan busaha Batik dan tarian tradisional Indonesia. Pertunjukkan Angklung dan peragaan Batik dimaksudkan untuk mempromosikan dua warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya non benda.(Rls) |