Sabtu, 19 Mei 2012
HOME
 


Jusuf Kalla : Perekonomian Indonesia Belum Mampu Bersaing Secara Global



Jusuf Kalla.(ist)


Sabtu, 19 November 2011 | 17:23
YOGYAKARTA – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan Indonesia masih kurang mampu bersaing secara global di sektor ekonomi karena rakyatnya kurang mampu memberikan nilai tambah saat menjalankan usaha. Hal tersebut diungkapkannya pada seminar nasional "Teknologi Industri 2011: mengembangkan jiwa kewirausahaan yang berdaya saing menuju persaingan global" di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Sabtu (19/11).

Kalla yang berbicara tentang Peran Budaya Lokal dalam pengembangan usaha kelas dunia mengatakan untuk menjadi seorang wirausahawan yang baik hendaknya harus mampu bersaing. Ia mengatakan dunia usaha membutuhkan kreativitas, inovasi, dan persaingan sebagai bagian dari dinamika usaha. "Dasar persaingan dalam dunia usaha adalah membuat usaha lebih baik, menghasilkan usaha yang lebih murah, dan lebih cepat," kata dia.

Ia mencontohkan mobil produksi Jepang lebih laku terjual di pasaran ketimbang mobil produk Amerika Serikat karena kualitas produknya baik, murah, dan layanannya lebih cepat. Menurut dia, kemakmuran suatu negara tergantung dari kemampuan menambah nilai suatu usaha.

"Contoh sederhananya saat seseorang menambah nilai adalah orang menjual gudeng lebih bernilai daripada nangka, orang mengubah kayu jadi meja. Kemampuan menambah nilai suatu barang akan mempengaruhi kemakmuran," katanya.(MI/Red)

[ Kembali ]
» Berita Terkait
MK Harus Bertanggung Jawab Atas Kasus Bima
Dansatgas Konga XXV-D terima kunjungan Komandan Cambodia
BI Akui Rupiah Tak Bisa Melawan Krisis Ekonomi Global
Rita Subowo Puas Atlet Indonesia Lampaui Target

 

 
 
T-10 Tooltips v1.0
| Redaksi | Info Iklan | Terms of use| Kotak Pos|  
satuNews.com | satuRiau.com